Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Cerita Penggali Kubur Saat Menggali Makam Tertuduh Alm Muhamad ZOYA Korban Kebrutalan Massa yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya.
Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Cerita Penggali Kubur Saat Menggali Makam Tertuduh Alm Muhamad ZOYA Korban Kebrutalan Massa tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.
Yang mana jika hal ini benar maka patut untuk anda jadikan bahan referensi informasi anda namun jika tidak, maka anda perlu untuk mewaspadinya.Jadilah pembaca yang baik jangan jadi pembaca yang mudah untuk terprofokasi dengan tulisan yang tidak bertanggung jawab. Cerna dulu tulisan Cerita Penggali Kubur Saat Menggali Makam Tertuduh Alm Muhamad ZOYA Korban Kebrutalan Massa dan analisa kebenaranya.
InNews, Jakarta - Polisi membongkar makam MA, tertuduh pencuri amplifier Musala Al-Hidayah yang tewas diamuk dan dibakar massa. Penggali makam TPU Kedondong, Ahmad, menceritakan kisahnya menggali makam MA.
"Kebetulan saya yang menggali makamnya. (Jenazah) diplastik (kantong mayat) waktu diangkat, plastiknya dibuka," ujar Ahmad di lokasi pemakaman, Rabu (9/8/2017).
Autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian MA. Proses pembongkaran dan autopsi jenazah dilakukan tim forensik Rumah Sakit Polri.
12.0pt; line-height: Proses autopsi dilakukan tim forensik, yang terdiri atas dokter bedah mayat dan penyidik, selama satu jam dan tertutup. Polisi pun menutup kembali makam tersebut serta meninggalkan tenda dan garis polisi.
Ahmad mengaku tidak lihat wajah tertuduh pencuri amplifier musala. Namun dia bisa merasakan bagian tubuh jenazah telah hancur.
"Tubuh masih utuh, tapi lembek karena ada berair. Ya sebetulnya wajar saja, karena sudah seminggu dikubur," paparnya.
Selama autopsi, Ahmad tidak diperbolehkan melihat oleh tim forensik. Ketika dikubur kembali, jenazah dipakaikan kain kafan yang baru.
"Saya tidak lihat tubuhnya, kalau tadi (autopsi) bongkar di atas, kain kafan (jenazah) diganti baru, dan plastik (kantong mayat) dikubur lagi karena masih banyak darah (sisa bagian tubuh)," beber Ahmad.
Ahmad mengaku melihat proses pemakaman MA yang berjalan tanpa hambatan. Dia juga merasakan ada satu keanehan yang dialaminya ketika menggali makam pertama kali.
"Ini ada bedanya, tanah itu harusnya udah ada mayatnya, ada yang dikubur lima tahun lalu. Tapi, pas saya gali, mulus dan kosong," ujar Ahmad.
Menurut Ahmad, tertuduh pencuri amplifier di atas makam orang. Namun jenazah yang sebelumnya telah dikubur tidak menyisakan tulang belulang.
"Saya gali dalamnya 1,5 meter. Biasanya sih harusnya ada (tulang). Tapi ini kenapa bisa kosong. Ya, anehnya di situ," pungkasnya. (edo/nvl) sumber/detik.com
Read:
0 Response to "Cerita Penggali Kubur Saat Menggali Makam Tertuduh Alm Muhamad ZOYA Korban Kebrutalan Massa"
Post a Comment