Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Gunakan Perahu Sandeq, Enam Wisatawan Asal Korsel Tenggelam di Perairan Majene yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Gunakan Perahu Sandeq, Enam Wisatawan Asal Korsel Tenggelam di Perairan Majene tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.
Menurut Kapolres Majene,
AKBP Asri Effendy melalui rilisnya mengatakan, telah diperoleh informasi dari masyarakat bahwa ditemukan korban kapal tenggelam diperairan tersebut. Belakangan diketahui kalau 6 korban adalah warga negara Korea Selatan dengan identitas, Song kangho, laki-laki (58), Ju Hyum Jong, laki-laki (28), Lee HyangRim, perempuan (30), Noh Mingyu, laki-laki (31), Kim Myungsik, laki-laki (34) dan Park sehee, laki-laki (38).
Kata Kapolres, korban ditemukan oleh nelayan daerah setempat. Saat itu nelayan, Muhlis dan Arifuddin melihat perahu yang tenggelam dan mengira nelayan yang sedang mengambil cumi. Kemudian salah seorang dari mereka menuju ke lokasi tenggelam dan menemukan orang asing sementara mengapung di Rumpon milik warga. “Korban lalu dievakuasi menuju bibir pantai Dusun Kawero, Desa Babulo Utara,” jelasnya.
Dari keterangan korban, menurut Kapolres, sekira pukul 10.00 wita, korban atas nama Song kangho, bersama 5 orang temannya berangkat ke laut menggunakan perahu Sandeq miliknya sendiri. Kemudian sekitar pukul 11.00 wita, akibat dari angin kencang dan gelombang tinggi, perahu itu terbalik di sekitar 5 mil dari bibir Pantai Desa Kawero.
Meski ke 6 wisman itu selamat, tetapi mereka dilaporkan shock dan saat ini sedang dalam pemulihan kondisi. Menurut keterangan warga setempat, Song Kangho memang sudah sering ke Majene dan pulang pergi sejak 10 tahun lalu. “5 korban sudah berada di Majene sudah sejak hari Rabu, (2/8) dan menginap di rumah pribadi Song Kangho di Dusun Bonde, Desa Bonde Utara, Pamboang,” tandasnya.
SUMBER BACAAN : http://ift.tt/2wfiKB7
0 Response to "Gunakan Perahu Sandeq, Enam Wisatawan Asal Korsel Tenggelam di Perairan Majene"
Post a Comment