Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Menteri Susi: Sudah Kita Viralkan, Pelni Malu dan Minta Maaf yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Menteri Susi: Sudah Kita Viralkan, Pelni Malu dan Minta Maaf tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.
Kejadian itu, kata Susi, sudah diviralkan melalui video di media sosial. PT Pelni juga sudah menyampaikan permohonan maaf. Agen Casino Terbaik
"Sudah kami viralkan kan (di media sosial), Pelni malu dan sudah minta maaf," ujar Susi, di Kompleks Istana Presiden, Jakarta pada Selasa (15/8/2017). Agen Poker Indonesia Terbesar
Susi mengatakan, terkadang, untuk membuat jera sebuah perilaku yang salah, lebih ampuh melalui media sosial.
Ia yakin kesalahan serupa tidak akan terulang di masa mendatang. Dengan memviralkan perilaku tersebut di media sosial, Susi juga yakin hal itu menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar tak melakukan hal yang sama.
"Sudah bagus ya untuk sekarang dibuat viral begini, sudah membuat manajemen minta maaf dan kedepannya tidak boleh lagi," ujar Susi.
Ia merekam petugas kebersihan KM Bukit Raya milik PT Pelni membuang sampah ke tengah laut, saat kapal itu dalam perjalanan dari Tanjung Priok ke Natuna.
Meski sudah ditegur, petugas kebersihan itu tidak menggubris dan tetap membuang sampah ke laut.
#Sumber
0 Response to "Menteri Susi: Sudah Kita Viralkan, Pelni Malu dan Minta Maaf"
Post a Comment