Atas Deklarasi Balfour, PM Palestina Tuntut Inggris Minta Maaf

Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Atas Deklarasi Balfour, PM Palestina Tuntut Inggris Minta Maaf yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Atas Deklarasi Balfour, PM Palestina Tuntut Inggris Minta Maaf tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.

Yang mana jika hal ini benar maka patut untuk anda jadikan bahan referensi informasi anda namun jika tidak, maka anda perlu untuk mewaspadinya.Jadilah pembaca yang baik jangan jadi pembaca yang mudah untuk terprofokasi dengan tulisan yang tidak bertanggung jawab. Cerna dulu tulisan Atas Deklarasi Balfour, PM Palestina Tuntut Inggris Minta Maaf dan analisa kebenaranya.


RAMALLAH, LAMPUNGUPDATE.COM – Menjelang peringatan 100 tahun Deklarasi Balfour, Perdana Menteri (PM) Palestina, Rami Hamdallah, menuntut Pemerintah Inggris untuk meminta maaf atas deklarasi yang menjanjikan negara Yahudi di wilayah Palestina yang dikenal dengan nama Deklarasi Balfour itu.

"Perayaan tersebut merupakan tantangan bagi opini publik internasional, yang mendukung perjuangan nasional Palestina," kata Hamdallah, sebagaimana dikutip dari Middle East Online, Senin.

Hamdallah mengatakan, Deklarasi Balfour, yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Arthur Balfour, saat Palestina masih menjadi protektorat Inggris adalah sebuah "ketidakadilan historis" terhadap rakyat Palestina.

Dia juga mengatakan bahwa Inggris seharusnya tidak merayakan deklarasi tersebut, mengacu pada makan malam di London yang akan dihadiri oleh PM Israel Benjamin Netanyahu dan PM Inggris Theresa May untuk menandai pentingnya deklarasi tersebut dalam pembentukan Israel pada 1948.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan anggota pemerintahannya sebelumnya telah mengklaim bahwa mereka siap untuk menuntut Pemerintah Inggris atas Deklarasi Balfour. Pemerintah Palestina menilai deklarasi tersebut telah menyebabkan eksodus sekira 700 ribu waga Palestina pada 1948. Belum jelas kapan langkah konkret terkait tuntutan itu akan dilakukan. (*)

Read:


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Atas Deklarasi Balfour, PM Palestina Tuntut Inggris Minta Maaf"

Post a Comment