Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Bantu Nelayan, Pemprov Lampung Bangun 162 Rumah di Pesisir Barat dan Mesuji yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Bantu Nelayan, Pemprov Lampung Bangun 162 Rumah di Pesisir Barat dan Mesuji tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.
LAMPUNG, SENAYANPOST.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), selain membantu renovasi 5.000 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), juga membangun 162 unit rumah nelayan di Kabupaten Pesisir Barat dan Mesuji. Pembangunan rumah ini agar perkampungan nelayan tidak kumuh.
Menurut Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, hampir seluruh perkampungan nelayan di Tanah Air kumuh dan tidak sehat. Ridho yang juga sarjana perikanan itu, mengemukakan sejak dipercaya menjabat Gubernur, salah satu fokus perhatiannya adalah membuat perumahan layak bagi nelayan.
"Sasaran pertama Pemprov Lampung adalah Pesisir Barat dan Mesuji. Kedua daerah otonomi baru ini butuh percepatan infrastruktur, terutama nelayan," kata Gubernur Ridho, di Bandarlampung, dalam keterangannya, Selasa.
Dari hasil identifikasi itu, Pemprov membentuk satuan kerja di bawah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung. Pada tahap awal di 2016, satker ini menangani pembangunan 20 rumah nelayan di Desa Pasar Tengah, Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat. Kemudian, 46 rumah nelayan Sungai Nipah Kuning, Kecamatan Mesuji dan 46 rumah bagi warga Desa Sungai Badak, Kecamatan Mesuji.
Pemilihan Sungai Nipah Kuning dan Desa Sungai Badak, menurut Gubernur, karena kondisi perumahan nelayan di sini cukup memprihatinkan. Rumah bertipe 36 ini dibangun memakai rangka atap baja ringan dan luas kapling 10x20 meter. Fasilitas lain yang dibangun yakni jalan 3 meter, drainase, air bersih, dan listrik.
"Banyak warga tinggal di pinggir sungai dan perlahan coba kita ajak menjauh dari sungai," kata Gubernur.
Rumah bertipe 36 ini dibangun memakai rangka atap baja ringan dan luas kapling 10x20 meter. Fasilitas lain yang dibangun yakni jalan tiga meter, drainase, air bersih, dan listrik.
Keberhasilan membangun perumahan itu, membuat pemerintah meneruskannya dengan membangun 50 unit rumah nelayan di Pesisir Barat 2017. Menurut Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air, Edarwan, ke-50 rumah khusus nelayan itu dibangun di Pekon Pasar Tengah, Kecamatan Pesisir Tengah.
"Pekerjaannya mencapai 100 persen dan segera diserahterimakan. Seperti rumah khusus nelayan di Mesuji, di Pesisir Barat juga dibangun rumah tipe 36 dengan luas kapling 8x15 meter. Dibangun tak jauh dari pantai agar dapat maksimal dipakai nelayan," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung, Edarwan. (*)
0 Response to "Bantu Nelayan, Pemprov Lampung Bangun 162 Rumah di Pesisir Barat dan Mesuji"
Post a Comment