BKSDA Bengkulu-Lampung Identifikasi Habitat Rafflesia Bengkuluensis

Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info BKSDA Bengkulu-Lampung Identifikasi Habitat Rafflesia Bengkuluensis yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali BKSDA Bengkulu-Lampung Identifikasi Habitat Rafflesia Bengkuluensis tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.

Yang mana jika hal ini benar maka patut untuk anda jadikan bahan referensi informasi anda namun jika tidak, maka anda perlu untuk mewaspadinya.Jadilah pembaca yang baik jangan jadi pembaca yang mudah untuk terprofokasi dengan tulisan yang tidak bertanggung jawab. Cerna dulu tulisan BKSDA Bengkulu-Lampung Identifikasi Habitat Rafflesia Bengkuluensis dan analisa kebenaranya.


BENGKULU, LAMPUNGUPDATE.COM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung memetakan habitat flora langka Rafflesia bengkuluensis yang tumbuh di wilayah perkebunan masyarakat di Desa Manau IX Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, yang sewaktu-waktu bisa berubah menjadi kebun kopi.

"Saat ini tim sudah turun ke lapangan untuk memetakan habitat bunga jenis Rafflesia bengkuluensis yang merupakan jenis rafflesia yang terakhir teridentifikasi,” kata Kepala BKSDA Bengkulu-Lampung, Abu Bakar Cekmat, di Bengkulu, Senin.

Menurut Abu Bakar Cekmat, kondisi ini membuat ancaman terhadap keberlanjutan hidup bunga langka itu tinggi sehingga BKSDA Bengkulu-Lampung merencanakan menjadikan habitat flora itu sebagai kawasan konservasi.

“Kami sudah komunikasikan dengan Bupati Kaur untuk menjadikan wilayah itu sebagai kawasan konservasi berupa taman wisata alam,” ujarnya.

Abu menambahkan, ada dua lokasi habitat Rafflesia bengkuluensis yang ditemukan di wilayah Kabupaten Kaur. Kondisi kedua titik habitat itu rutin dipantau oleh kelompok masyarakat peduli puspa langka yang digagas sekelompok pemuda Desa Manau IX.

“Kami berharap habitat bunga ini menjadi kawasan dilindungi karena tempat tumbuh saat ini masuk dalam wilayah kebun kopi warga,” kata Koordinator Komunitas Pemuda Padang Guci Peduli Puspa Langka, Noprianto.

Ia mengatakan, ada empat lokasi habitat bunga Rafflesia bengkuluensis yang rutin dipantau komunitas itu dan seluruhnya berada di wilayah kebun masyarakat. Rafflesia bengkuluensis adalah satu dari empat jenis rafflesia yang sudah teridentifikasi di hutan Bengkulu, selain jenis Rafflesia arnoldii, Rafflesia hasselti dan Rafflesia gadutensis.

Jenis bengkuluensis teridentifikasi pada 2005 oleh peneliti dari Universitas Bengkulu, Agus Susatya, berkolaborasi dengan peneliti asal Malaysia, Arianto dan Mat Salleh. Ketiga peneliti ini memberikan nama kedua bengkuluensis untuk menghormati Bengkulu sebagai lokasi pertama kali jenis ini dideskripsikan.

Rafflesia bengkuluensis memiliki diameter 50-55 centimeter dengan sebaran geografis terbatas di lembah Talang Tais atau di wilayah daerah aliran Sungai Tais, yang terletak di sebelah barat laut Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. (*)

Read:


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "BKSDA Bengkulu-Lampung Identifikasi Habitat Rafflesia Bengkuluensis"

Post a Comment