Presiden Trump Cabut Kesepakatan Nuklir Iran 2015

Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Presiden Trump Cabut Kesepakatan Nuklir Iran 2015 yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Presiden Trump Cabut Kesepakatan Nuklir Iran 2015 tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.

Yang mana jika hal ini benar maka patut untuk anda jadikan bahan referensi informasi anda namun jika tidak, maka anda perlu untuk mewaspadinya.Jadilah pembaca yang baik jangan jadi pembaca yang mudah untuk terprofokasi dengan tulisan yang tidak bertanggung jawab. Cerna dulu tulisan Presiden Trump Cabut Kesepakatan Nuklir Iran 2015 dan analisa kebenaranya.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump

NEW YORK, LAMPUNGUPDATE.COM - Dukungan terhadap kesepakatan nuklir Iran tahun 2015 dicabut Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Ia menyebut AS akan menarik diri dari kesepakatan yang disebutnya 'salah satu dari yang terburuk' dalam sejarah.

"Saya mengatakan kami tidak bisa dan tidak akan menyetujui kesepakatan itu," kata Trump seperti dilansir Reuters, Jumat.

"Kami tidak akan melangkah pada sesuatu yang bisa diprediksi kesimpulannya lebih kejam dan teror dan ancaman yang sangat nyata dari nuklir Iran," imbuh Trump.

Trump mendukung Kongres untuk menerapkan ukuran baru untuk segera mengatasi ancaman ini. "Namun, jika kita tidak dapat mencapai solusi untuk bekerja sama dengan Kongres dan sekutu kita, maka kesepakatan tersebut akan dihentikan," jelas Trump.

"Ini sedang dalam peninjauan terus menerus dan partisipasi kita bisa dibatalkan oleh saya sebagai presiden setiap saat," ucap Trump menambahkan.

Langkah Trump tersebut sebenarnya tidak akan menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran yang tercapai pada 2015. Namun, langkah Trump membuat Kongres memiliki waktu 50 hari untuk memutuskan apakah akan mengajukan kembali sanksi untuk Teheran.

Juli lalu, AS baru saja memberikan sanksi baru kepada Iran terkait program rudal balistik. AS menyebut program itu sebagai dukungan Iran ke organisasi teror. (*)

Read:


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Presiden Trump Cabut Kesepakatan Nuklir Iran 2015"

Post a Comment