Harga Gabah Kering Panen Tingkat Petani di Lampung Naik 10,59 Persen

Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Harga Gabah Kering Panen Tingkat Petani di Lampung Naik 10,59 Persen yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Harga Gabah Kering Panen Tingkat Petani di Lampung Naik 10,59 Persen tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.

Yang mana jika hal ini benar maka patut untuk anda jadikan bahan referensi informasi anda namun jika tidak, maka anda perlu untuk mewaspadinya.Jadilah pembaca yang baik jangan jadi pembaca yang mudah untuk terprofokasi dengan tulisan yang tidak bertanggung jawab. Cerna dulu tulisan Harga Gabah Kering Panen Tingkat Petani di Lampung Naik 10,59 Persen dan analisa kebenaranya.


LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat, harga gabah di tingkat petani maupun penggilingan di Lampung pada Oktober 2017 naik dibandingkan bulan sebelumnya.

"Harga kelompok kualitas gabah kering panen di tingkat petani meningkat rata-rata sebesar 10,59 persen dari sebelumnya Rp4.700 per kilogram," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, Kamis.

Yeane Irmaningrum mengatakan, harga gabah dengan kualitas yang sama di tingkat penggilingan pada periode tersebut juga naik sebesar 10,14 persen dari sebelumnya Rp4.804 per kg.

Menurutnya, harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp5.600/kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah.

Yeane menjelaskan, harga gabah terendah mencapai Rp4.900/kg pada gabah kualitas GKP yaitu varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. "Harga tersebut berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yaitu Rp3.700 per kilogram," jelas dia.

Di tingkat penggilingan, ujar dia, harga gabah tertinggi Rp5.725/kg pada gabah kualitas GKP, yaitu varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Sedangkan, harga gabah terendah kelompok kualitas GKP, yakni Rp5.000/kg dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. (*)

Read:


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Harga Gabah Kering Panen Tingkat Petani di Lampung Naik 10,59 Persen"

Post a Comment