Pertumbuhan Ekonomi Makro Provinsi Lampung Naik 5,2-5,5 Persen

Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Pertumbuhan Ekonomi Makro Provinsi Lampung Naik 5,2-5,5 Persen yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Pertumbuhan Ekonomi Makro Provinsi Lampung Naik 5,2-5,5 Persen tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.

Yang mana jika hal ini benar maka patut untuk anda jadikan bahan referensi informasi anda namun jika tidak, maka anda perlu untuk mewaspadinya.Jadilah pembaca yang baik jangan jadi pembaca yang mudah untuk terprofokasi dengan tulisan yang tidak bertanggung jawab. Cerna dulu tulisan Pertumbuhan Ekonomi Makro Provinsi Lampung Naik 5,2-5,5 Persen dan analisa kebenaranya.


LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Dengan asumsi laju inflasi 4 plus minus 1 persen yang dapat mencerminkan kondisi perekonomian daerah, Pemerintah Provinsi Lampung menaikkan target asumsi dasar pertumbuhan ekonomi makro dari 5,15% menjadi 5,2-5,5%.

Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Bachtiar Basri mengatakan, pertumbuhan perekonomian Provinsi Lampung di atas perekonomai nasional hingga triwulan II Tahun 2017. Perekonomian Lampung tumbuh 5,03% (year on year), sedangkan perekonomian nasional tumbuh sebesar 5,01% pada periode yang sama.

"Dengan kondisi itu, kita optimistis menyambut 2018 dengan tetap bersandar pada pertumbuhan nasional," kata Bachtiar Basri saat penyampaian rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Provinsi Lampung, di Ruang Sidang Kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin.

Menurut Bachtiar Basri, target pembangunan Provinsi Lampung tahun 2018 adalah memantapkan pembangunan infrastruktur dan mendorong investasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub menyerahkan Rancangan KUA-PPAS kepada pimpinan sidang yang juga Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal. Momentum penyampaian KUA-PPAS itu, kata Bachtiar Basri, merupakan wujud konkrit dari kerja bersama lembaga eksekutif dan legislatif dalam rangka mewujudkan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2018 yang efesien dan tepat waktu.

"Substansi KUA dan PPAS secara rinci dapat ditindaklanjuti dalam forum pembahasan antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Saya berharap pembahasan terhadap KUA-PPAS tersebut dapat berlangsung lancar dan tepat waktu, sehingga pembahasan Raperda tentang APBD Tahun 2018 beserta Nota Keuangan-nya dapat berjalan sebagaimana telah dijadwalkan," kata Wagub Bachtiar.

Pemerintah Provinsi Lampung juga optimis bahwa Perekonomian Lampung di 2018 mendatang diperkirakan masih berpeluang untuk tetap tumbuh sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang terus menuju perbaikan. Selain itu mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2018.

Target itu dicapai melalui delapan jalur prioritas pembangunan daerah, yaitu infrastruktur konektivitas, pendidikan dan pembinaan mental dan kesehatan. Kemudian pertanian dan kelautan, pengentasan kemiskinan, iklim investasi dan pariwisata, industri, koperasi dan UMKM, kamtibmas, serta kelanjutan reformasi birokrasi. (*)

Read:


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pertumbuhan Ekonomi Makro Provinsi Lampung Naik 5,2-5,5 Persen"

Post a Comment