Suasana Pelatihan Kelompok Tani Desa Siddo Barru

Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Suasana Pelatihan Kelompok Tani Desa Siddo Barru yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Suasana Pelatihan Kelompok Tani Desa Siddo Barru tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.

Yang mana jika hal ini benar maka patut untuk anda jadikan bahan referensi informasi anda namun jika tidak, maka anda perlu untuk mewaspadinya.Jadilah pembaca yang baik jangan jadi pembaca yang mudah untuk terprofokasi dengan tulisan yang tidak bertanggung jawab. Cerna dulu tulisan Suasana Pelatihan Kelompok Tani Desa Siddo Barru dan analisa kebenaranya.

Pengurus harian Barru'>KNPI Barru, Kamaluddin membawakan materi workshop dan pelatihan skill kepada para petani di Dusun Ceppaga, Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Selasa (8/8/2017).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Siddo dari tanggal 7-8 Agustus 2017.

Dalam workshop dan pelatihan tersebut, Kamaluddin mengajak petani untuk beralih dari penggunaan pupuk kimia ke pupuk alami atau organik cair dalam bertani.

"Daerah kita potensinya sangat besar khususnya dibidang pertanian, maka dari itu kita harus manfaatkan sebaik mungkin dengan cara menerapkan pertanian alami dan tidak menggunakan pupuk kimia," kata Kamaluddin yang juga Pengurus HIPMI PT Sulsel itu.

Menurut Kamaluddin, dengan menggunakan pupuk kimia atau konvensional, maka biaya yang digunakan tidak hanya mahal, tetapi langka dan susah didapat oleh petani.

"Akan tetapi dengan perlakuan sistem pertanian alami, petani hanya merogo kocek sebesar seratus lima puluh ribu rupiah saja. Maka dari itu solusinya adalah dengan menerapkan sisitem pertanian alami petani akan sejahtera," ujar Kamaluddin.

Kamal menambahkan, jika masyarakat menggunakan sistem pertanian alami maka selain biaya yang dikeluarkan petani sedikit, hasil produksinya juga akan meningkat dan lebih berkualitas.

Pada kesempatan itu, Kamal juga mengapresiasi Pemdes Siddo yang telah peduli terhadap para petani dengan menginisiasi kegiatan workshop dan pelatihan demi mensejahterakan masyarakat.

Read:


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Suasana Pelatihan Kelompok Tani Desa Siddo Barru"

Post a Comment