Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Forum DRD Bahas Cara Dongkrak Harga Singkong di Indonesia yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Forum DRD Bahas Cara Dongkrak Harga Singkong di Indonesia tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.
LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM – Pemerintah berusaha mencari jalan keluar supaya harga ubi kayu (Manihot utilisima) seluruh Indonesia kembali bagus. Pencarian solusi tersebut dilakukan lewat rapat koordinasi (Rakor) Forum Dewan Riset Daerah (DRD) se-Indonesia selama sehari di Hotel Emersia, Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, Kamis besok.
Rakor bertema “Revitalisasi Agribisnis Ubikayu Hulu-Hilir Menuju Kemandirian Pangan, Energi, dan Industri Nasional”, hal ini diadakan mengingat, harga singkong jatuh tiga tahun belakangan ini dari Rp2000 per kg jadi Rp500–Rp700 per kg yang merata hampir di seluruh provinsi di Indonesia. Untuk itu, pemerintah diharap menemukan jalan keluarnya.
Rakor dibuka di Gedung Pascasarjana Universitas Bandar Lampung (UBL), Rabu, hari ini, pukul 19.30 dan pembahasannya di Hotel Emersia, Kamis besok, pukul 08.30 sampai dengan 16.30 WIB.
Diketahui, ada tiga kementerian yang akan hadir, Kemeterian Ristek Dikti, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Industri. Para pembicara dari Lampung adalah Kepala Balitbangda Lampung Ir Mulyadi Irsan, MT., Ketua DRD Lampung Prof Dr Ir Hasriadi Mat Akin, M. P., Wakil Ketua DRD Lampung Dr Andi Desfiandi, SE., MA, pakar pertanian dan guru besar Faperta Unila Prof Dr Ir Abbas Zakaria, MS.
Pembahasan cara dongkrak harga singkong di Indonesia dilakukan di Lampung dikarenakan daerah ini sempat menjadi produsen terbesar singkong di Indonesia. Lampung memasok 36 persen produksi ubi kayu nasional.
Ahmad Muslimin, panitia Rakor Forum DRD ini mengatakan, menurut data BPS, Indonesia produksi 23 juta ton singkong segar setara dengan 8 juta ton chips singkong atau 6,4 juta ton tepung singkong. Namun, tingginya produksi singkong, belum memakmurkan rakyat karena anjloknya harga saat ini.
Senada, Menurut Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbangda) Provinsi Lampung Dr.Ir. Mulyadi Irsan, M.T., salah satu jalan keluarnya adalah memberi nilai tambah terhadap singkong menjadi berbagai produk.
“Singkong dapat dijadikan tepung mocaf sebagai pengganti terigu sehingga harganya bisa terdongkrak beberapa kali lipat. Ubikayu merupakan sumber pati yang sangat baik untuk bahan baku pangan, energi, dan industri. Sampai saat ini terus berkembang riset dan inovasi menuju diversifikasi produk pangan olahan yang menggunakan bahan utama ubi kayu,” terangnya.
Di Brazil, menurutnya, ubi kayu menjadi energi terbarukan bio fuel ramah lingkungan dan tanpa polusi. “Pati ubikayu dapat jadi pangan olahan, seperti roti, biskuit, kue basah, dll. Selain itu, ubi kayu bahan baku industri nonpangan, di antaranya energi, kosmetik, bio-farmaka, bioplastik, dan lainnya,” kata dia.
Sementara, Dr H Andi Desfiandi Alfian, S.E, M.A berharap rakor minimal mengeluarkan tiga rekomendasi, yakni pertama adanya riset agribisnis ubikayu dari hulu-hilir skala nasional, kedua komoditas ubikayu menjadi salah satu komuditas strategis nasional, dan ketiga perlu penguatan jejaring kelembagaan riset dan inovasi agribisnis ubikayu. (*)
0 Response to "Forum DRD Bahas Cara Dongkrak Harga Singkong di Indonesia"
Post a Comment