Waduh! Ribuan Ikan Keramba Jaring Apung di Bengkulu Mati Mendadak

Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Waduh! Ribuan Ikan Keramba Jaring Apung di Bengkulu Mati Mendadak yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Waduh! Ribuan Ikan Keramba Jaring Apung di Bengkulu Mati Mendadak tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.

Yang mana jika hal ini benar maka patut untuk anda jadikan bahan referensi informasi anda namun jika tidak, maka anda perlu untuk mewaspadinya.Jadilah pembaca yang baik jangan jadi pembaca yang mudah untuk terprofokasi dengan tulisan yang tidak bertanggung jawab. Cerna dulu tulisan Waduh! Ribuan Ikan Keramba Jaring Apung di Bengkulu Mati Mendadak dan analisa kebenaranya.


BENGKULU, LAMPUNGUPDATE.COM - Belum diketahui penyebab pastinya, di muara Kelurahan Bandar Ratu, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, ribuan ikan keramba jaring apung (KJA) milik petani mati mendadak sejak sepekan terakhir. Pihak Balai Karantina Perikanan Bengkulu saat ini tengah menyelidiki penyebab matinya ikan-ikan itu.

"Sampel ikan mati sudah kami kirim ke Balai Karantina Perikanan Bengkulu. Saat ini mereka sedang menelitinya," kata Kabid Budi Daya Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mukomuko, Azbas, di Mukomuko, Rabu. 


Menurut Azbas, sedikitnya 7.000 ekor ikan keramba jaring apung milik petani di muara Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko mati mendadak sejak sepekan terakhir. Sebanyak 7.000 ekor ikan keramba jaring apung itu merupakan ikan nila yang siap panen.

Azbas menyebutkan, tidak hanya pihak Balai Karantina Perikanan Bengkulu yang meneliti sampel ikan, petugas dari pemerintah pusat telah turun ke Bengkulu untuk meneliti ikan mati di daerah itu.

"Petugas perikanan dari pemerintah pusat turun untuk ke Bengkulu mengetahui penyebab ikan mati secara umum di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu," jelasnya.

Berdasarkan pengamatannya, penyebab ribuan ikan nila tersebut mati mendadak diduga karena terserang penyakit "Tilavia Lake Virus" atau Tilvia. Ikan tersebut terserang penyakit itu berdasarkan ciri-ciri tubuh ikan menghitam, erosi pada ulir, pembekakakn rongga perut, mata mengalami pembekakan dan katarak.

Selain itu, katanya, sebelum ribuan ikan tersebut mati mendadak, ikan tersebut terlibat berenang secara zig zag. Untuk memastikannya, dia menyatakan, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak Balai Karantina Perikanan Bengkulu. (*)

Read:


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Waduh! Ribuan Ikan Keramba Jaring Apung di Bengkulu Mati Mendadak"

Post a Comment