Kabid Propam: Memanusiakan Seseorang dengan Bicara dari Hati ke Hati

Kabar Sepang-Seputar kabar informasi kawasan serumpun sekitar Melayu, Menyajikan seputar berita terhangat dan terpercaya. Dan bicara kabar berita maka tidak terlepas dari info Kabid Propam: Memanusiakan Seseorang dengan Bicara dari Hati ke Hati yang perlu anda cari tahu kebenarannya. Dimana andalah yang menentukan semuanya. Kabar atau informasi yang beredar terkadang membuat seseorang mudah untuk percaya, namun perlu ada klarifikasi kebenaran atas berita tersebut. Dan anda orangnyalah yang perlu untuk menganalisanya. Sebab berita atau kabar cuma bersifat menyampaikan . Dan terkadang jika terjadi hasutan maka anda boleh untuk memprotesnya, tidak terkecuali Kabid Propam: Memanusiakan Seseorang dengan Bicara dari Hati ke Hati tentang itu. Mungkin anda masih berfikir bahwa semua itu cuma kebohongan belaka atau anda cuma berfikir dan menenlan mentah-mentah berita tersebut. Dan mulai saat ini anda harus mencobanya untuk menyaring berita tersut.

Yang mana jika hal ini benar maka patut untuk anda jadikan bahan referensi informasi anda namun jika tidak, maka anda perlu untuk mewaspadinya.Jadilah pembaca yang baik jangan jadi pembaca yang mudah untuk terprofokasi dengan tulisan yang tidak bertanggung jawab. Cerna dulu tulisan Kabid Propam: Memanusiakan Seseorang dengan Bicara dari Hati ke Hati dan analisa kebenaranya.


LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabidpropam) Polda Lampung, Kombes Pol Hendra Supriatna, SH., MH., melakukan terobosan baru dalam melakukan pembinaan terhadap para anggota Polda Lampung yang melakukan pelanggaran Disiplin maupun KEPP.

Dengan cara memanusiakan seorang anggota yang melakukan pelanggaran, Kabidpropam Polda Lampung ini mengajak bicara anggotanya dari hati ke hati sambil makan bersama.

"Polisi yang melakukan pelanggaran, kita ajak bicara dari hati ke hati sambil makan bersama," ujar Kombes Hendra Supriatna, di Bandarlampung, Jumat.

Hal tersebut dilakukan Kabidpropam, agar terhadap anggota yang melakukan pelanggaran segera insyaf dan kembali ke jalan yang benar serta tidak akan mengulangi pelanggaran lagi.

Jika pembinaan dengan cara memanusiakan seseorang tersebut tidak sesuai harapan, maka terhadap para pelanggar akan diambil tindakan disiplin yang lebih keras dan terukur sebelum pelaksanaan proses hukum.

"Tapi, apabila pembinaan ini tidak sesuai harapan, pelanggar akan ditindak disiplin lebih keras dan terukur," ujar Hendra. (*)

Read:


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kabid Propam: Memanusiakan Seseorang dengan Bicara dari Hati ke Hati"

Post a Comment